Alinea atau Paragraf

November 7, 2010 at 1:55 pm (Tugas)

Pengertian Paragraf

Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beberapa kalimat menjadi paragraph, yang perlu diperhatikan adalah kesatuan dan kepaduan. Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam paragraf membicarakan satu gagasan(gagasan tunggal).Kepaduan berarti seluruh kalimat dalam paragraf itu kompak, saling berkaitan mendukung gagasan tunggal paragraf.

Dalam kenyataannya kadang-kadang kita menemukan alinea yang hanya terdiri atas satu kalimat, dan hal itu memang dimungkinkan. Namun, dalam pembahasan ini wujud alinea semacam itu dianggap sebagai pengecualian karena disamping bentuknya yang kurang ideal jika ditinjau dari segi komposisi, alinea semacam itu jarang dipakai dalam tulisan ilmiah. Paragraf diperlukan untuk mengungkapkan ide yang lebih luas dari sudut pandang komposisi, pembicaraan tentang paragraf sebenarnya ssudah memasuki kawasan wacana atau karangan sebab formal yang sederhana boeh saja hanya terdiri dari satu paragraf. Jadi, tanpa kemampuan menyusun paragraf, tidak mungkin bagi seseorang mewujudkan sebuah karangan.

Syarat Paragraf

Paragraf yang efektif harus memenuhi dua syarat ,yaitu adanya kesatuan dan kepaduan.

1) Kesatuan paragraf

Sebuah paragraf dikatakan mempunyai kesatuan jika seluruh kalimat dalam paragraf hanya membicarakan satu ide pokok ,satu topik / masalah. Jika dalam sebuah paragraf terdapat kalimat yang menyimpang dari masalah yang sedang di bicarakan, berarti dalam paragraf itu terdapat lebih dari satu ide atau masalah.

2) Kepaduan paragraf

Seperti halnya kalimat efektif , dalam paragraph ini juga dikenal istilah kepaduan atau koherensi. Kepaduan paragraf akan terwujud jika aliran kalimat berjalan mulus dan lancer serta logis. Untuk itu, cara repetisi, jasa kata ganti dan kata sambung, serta frasa penghubung dapat dimanfaatkan.(sumber)

Unsur Paragraf

Di setiap paragraf harus memuat dua bagian penting, yakni :
1. Kalimat Pokok
Biasanya diletakkan pada awal paragraf, tetapi bisa juga diletakkan pada bagian tengah maupun akhir paragraf. Kalimat pokok adalah kalimat yang inti dari ide atau gagasan dari sebuah paragraf. Biasanya berisi suatu pernyataan yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh kalimat lainnya dalam bentuk kalimat penjelas.

2. Kalimat Penjelas
Kalimat penjelas adalah kalimat yang memberikan penjelasan tambahan atau detail rincian dari kalimat pokok suatu paragraf.(sumber)

Jenis Paragraf

1. Jenis paragraf menurut posisi kalimat topiknya

Berdasarkan posisi kalimat topik, paragraf dapat dibedakan atas empat macam, yaitu paragraf deduktif, paragraf induktif, paragraf deduktif-induktif, dan paragraf penuh kalimat topik.

a. Paragraf Deduktif, bila kalimat pokok ditempatkan pada bagian awal paragraf akan terbentuk paragraf deduktif, yaitu paragraf yang menyajikan pokok-pokok permasalahan terlebih dahulu menyusul uraian terperinci mengenai permasalahan atau gagasan paragraf (urutan umum-khusus).

b. Paragraf Induktif, bila kalimat pokok ditempatkan pada akhir paragraf akan terbentuk paragraf induktif, yaitu paragraf yang menyajikan penjelasan terlebih dahulu, barulah diakhiri dengan pokok pembicaraan (urutan khusus – umum).

c. Paragraf Deduktif-Induktif, bila kalimat pokok ditempatkan pada bagian awal dan akhir paragraf, terbentuklah paragraf campuran deduktif-induktif. Kalimat pada akhir paragraf umumnya menegaskan kembali gagasan utama yang terdapat pada awal kalimat.

d. Paragraf penuh kalimat topik, yaitu seluruh kalimat yang membangun paragraf sama pentingnya sehingga tidak satupun kalimat yang khusus menjadi kalimat topik.

2. Jenis Paragraf menurut Sifat Isinya.

Berdasarkan sifat isinya, paragraf dapat digolongkan atas lima macam, yaitu paragraf:

a. Persuasif, jika isi paragraf mempromosikan sesuatu dengan cara mempengaruhi atau mengajak pembaca.

b. Argumentatif, jika isi paragraf membahas satu masalah dengan bukti-bukti atau alasan yang mendukung.

c. Naratif, jika isi paragraf menuturkan peristiwa atau keadaan dalam bentuk cerita.

d. Deskriptif, jika isi paragraf melukiskan atau menggambarkan sesuatu dengan bahasa.

e. Ekspositoris, jika isi paragraf memaparkan sesuatu fakta atau kejadian tertentu.

3. Jenis Paragraf menurut fungsinya dalam karangan

Berdasarkan fungsinya dalam karangan paragraf dibedakan atas tiga macam, yaitu paragraf pembuka, paragraf pengembang, paragraf peralihan, dan paragraf penutup.

a. Paragraf Pembuka, isi paragraf pembuka bertujuan mengutarakan suatu aspek pokok pembicaraan dalam karangan. Fungsi paragraf pembuka adalah:

1) mengantar pokok pembicaraan;

2) menarik minat dan perhatian pembaca;

3) menyiapkan atau menata pikiran pembaca untuk mengetahui isi seluruh karangan.

b. Paragraf pengembang, yaitu paragraf yang berfungsi menerangkan atau menguraikan gagasan pokok karangan. Fungsi paragraf pengembang adalah:

1) mengemukakan inti persoalan;

2) memberi ilustrasi atau contoh;

3) menjelaskan hal yang akan diuraikan pada

paragraf berikutnya;

4) meringkas paragraf sebelumnya;

5) mempersiapkan dasar atau landasan bagi simpulan.

c. Paragraf Peralihan, yaitu paragraf penghubung yang terletak di antara dua paragraf utama. Paragraf ini relatif pendek. Fungsinya sebagai penghubung antar paragraf utama, memudahkan pembaca beralih ke gagasan lain.

d. Paragraf Penutup, Paragraf ini berisi simpulan bagian karangan (subbab, bab) atau simpulan seluruh karangan. Alenia ini merupakan pernyataan kembali maksud penulis agar lebih jelas. Mengingat peragraf penutup dimaksudkan untuk mengakiri karangan atau bagian karangan, penyajiannya harus memperhatikan hal berikut:

1) sebagai penutup, paragraf ini tidak boleh terlalu panjang.

2) Isi paragraf harus berisi simpulan sementara atau simpulan akhir sebagai cerminan seluruh uraian.

3) Sebagai bagian yang paling akhir dibaca, hendaknya paragraf ini dapat menimbulkan kesan yang mendalam bagi pembacanya.(sumber)

3 Comments

  1. edynlaskar said,

    Nice info… thank’s for share…

    visit me back…

  2. edynlaskar said,

    Nice info…share lebih banyak lagi…

    blogwalking sob…

    • dim24 said,

      terima kasih😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: